Lumia News

Akurat, Cepat, Terpercaya

Brigjen TNI Ali Imran Apresiasi Kegiatan KKN Unimal, Mahasiswa Edukasi Pengelolaan Kebun Berkelanjutan

Aceh Utara — Sebanyak 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kelompok 28 Desa Alue Rambee, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, melakukan kunjungan ke salah satu kebun masyarakat pada Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut difokuskan pada pengamatan kondisi pertumbuhan dan kesehatan tanaman sekaligus memberikan rekomendasi pengelolaan kebun berdasarkan hasil identifikasi lapangan.

Kegiatan yang melibatkan mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh, ini turut didampingi oleh Geuchik (Kepala Desa) Alue Rambee. Kehadiran mahasiswa di kebun diharapkan dapat menjadi sarana penerapan ilmu pertanian secara langsung sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mengelola tanaman secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan observasi terhadap sejumlah komoditas yang dibudidayakan di kebun milik Brigadir Jenderal TNI Ali Imran, di antaranya durian, alpukat, duku, dan karet. Pengamatan dilakukan dengan memperhatikan kondisi pertumbuhan tanaman, kesehatan bagian tanaman, serta gejala-gejala yang berpotensi menunjukkan adanya gangguan organisme pengganggu tanaman.

Hasil pengamatan menunjukkan adanya indikasi gangguan kesehatan pada beberapa tanaman yang ditandai dengan gejala layu pada bagian pucuk. Berdasarkan identifikasi awal di lapangan, gejala tersebut diduga berkaitan dengan serangan hama penggerek batang yang menyerang bagian pangkal batang tanaman. Mahasiswa kemudian menyampaikan sejumlah rekomendasi awal terkait pemantauan dan pengendalian hama, dengan menekankan pentingnya memastikan jenis organisme pengganggu tanaman sebelum menentukan tindakan pengendalian.

Salah satu langkah yang direkomendasikan adalah membersihkan lubang gerekan apabila ditemukan tanda-tanda serangan, kemudian melakukan pengendalian menggunakan insektisida yang sesuai dengan jenis hama dan tanaman sasaran serta mengikuti dosis, cara aplikasi, dan ketentuan yang tercantum pada label produk. Selain pengendalian, mahasiswa juga menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan tanaman secara berkala untuk mendeteksi serangan sejak dini.

Brigadir Jenderal TNI Ali Imran mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan program KKN, tetapi juga dapat memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan masyarakat dalam mengelola potensi pertanian yang dimiliki.

“Sebenarnya kegiatan dari anak-anak KKN seperti ini yang masyarakat butuhkan. Mahasiswa hadir untuk memberikan ilmu kepada masyarakat agar dapat mengelola kebun dengan baik dan berkelanjutan, sehingga produktivitas tanaman dapat terjaga secara optimal,” ujar Ali Imran.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam mengelola lahan dan tanaman secara berkelanjutan.

Sementara itu, bagi mahasiswa Agroekoteknologi, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam menghadapi kondisi nyata di lapangan. Proses identifikasi tanaman juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengenali berbagai gejala gangguan tanaman serta menentukan langkah penanganan yang tepat berdasarkan kondisi yang ditemukan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Alue Rambee, khususnya dalam pemeliharaan tanaman dan pengelolaan kebun. Melalui kegiatan observasi, edukasi, dan pendampingan, mahasiswa KKN Kelompok 28 berupaya mendorong pengelolaan tanaman yang lebih baik sehingga kesehatan tanaman tetap terjaga dan produktivitas kebun dapat dioptimalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *